Ternyata, di Surabaya juga ada Planetarium!

Museum Loka Jala Crana

Jauh hari sebelum ke Surabaya, aku cari-cari info tentang event apa aja yang kira-kira menarik yang bakal ada di Surabaya saat aku berkunjung. Selain itu juga merencanakan aku sama Akai-ku mau jalan-jalan ke mana aja selama aku di Surabaya. Iseng, aku cek situs http://www.transsurabaya.com/ dan memilih kategori Museum. Awalnya sih cukup PD sudah mengunjungi semua museum yang ada di Surabaya. Eh ternyataaa.. masih ada dua yang belum pernah aku kunjungi, yaitu Museum Rudi Isbandi dan Museum Loka Jala Crana.

Entah kenapa aku kurang tertarik untuk mengunjungi Museum Seni Rupa. Mungkin karena museum itu merupakan rumah pribadi(terletak di lantai 2), khawatir ketemu sama pelukisnya langsung. Secara aku kurang begitu paham(juga tertarik >.<) mengenai seni lukis, jadi khawatir misal ketemu pemiliknya langsung, malah jadi gak enak. :mrgreen:

Berbeda dengan Museum Loka Jala Crana, aku semangat! Kenapa? Soalnya ini museum milik TNI-AL. Liat daftar koleksinya juga aku tertarik, soalnya aku merasa hal itu akan menyenangkan akai-ku. Selain itu, aku sangat bersemagnat karena ternyata di dalam Museum ini juga ada Planetarium-nya! Awalnya yang Cuma semangat biasa, begitu tau ada Planetarium  langsung berubah jadi semangat yang berapi-api pengen mengunjungi Museum ini :mrgreen:

Sehari setelah perjalanan kilat mengelilingi Madura(tanggal 17 Oktober 2011), kami langsung mengunjungi Museum Loka Jala Crana. Itupun pake acara tersesat dulu. Soalnya kami memang kurang tau lokasi tepatnya di mana. Berbekal pengetahuan bahasa Indonesia yang sudah kami kenal sejak lahir, kami bertanya-tanya pada orang-orang sekitar. Alhamdulillah, sekitar jam 12 kami tiba di Museum. Waktu itu aku khawatir kunjungan kami bakal jadi terburu-buru. Soalnya berdasarkan info dari situs transsurabaya, Museum tutup jam 2 siang. *untungnya nggak. Malah lebih dari jam 2 pun museum masih beroperasi.

Waktu itu aku awalnya ngerasa agak segan-segan gimana gitu. Soalnya Museum ini dikelola langsung sama TNI-AL. Jadi ngerasa agak serem gitu. Tapi ternyata di sini berlaku pepatah “don’t judge a book by its cover” :P Bapak-bapak di sini ramah-ramah semuuuaaaaaa… ^^

Oya, ternyata untuk mengunjungi museum ini prosedurnya agak berbeda dari kebanyakan museum pada umumnya. Apalagi kalo mau masuk ke Planetarium. Sebelumnya harus ngurus semacam perijinan dulu. Dan untuk masuk ke Planetarium, harus rombongan (biasanya minimal 10 orang). Tapi alhamdulillah waktu itu kami dapat kemudahan. Kami Cuma berdua (dan mendadak pula), bisa mengakses seluruh fasilitas museum! Alhamdulillaaahhh.. sesuatu banget deh.. :mrgreen:

Saat kami datang, sudah ada rombongan yang masuk planetarium. ‘Pertunjukan’ di dalam planetarium tidak mungkin diputus begitu saja dengan membukakan pintu dan membiarkan kami berdua masuk (cahayanya ganggu woy!). Jadi kami disarankan untuk bergabung dengan rombongan selanjutnya yang akan mengunjungi Planetarium juga. Tapi ternyata rombongan berikutnya akan datang pada sore hari. Mungkin bapak yang tugas kasian ngeliat kami jauh-jauh, panas-panas, juga mungkin tampak lelah (klo tampak, ini pasti sisa lelah karena perjalanan kilat di Madura sehari sebelumnya :lol: ), akhirnya lagi-lagi kami diberi kemudahan. Kami bisa memasuki planetarium itu berdua aja! *oke, tepatnya 3. Soalnya ada bapak petugas juga :lol:

Aku salut sama bapak petugas di Planetarium (yang aku lupa namanya! :() Walau Cuma ‘melayani’ kami berdua, beliau tetap memberi penjelasan dengan semangat. Tidak tampak sama sekali wajah yang menunjukkan keberatan untuk memberi penjelasan kepada kami berdua. Mungkin gini kali ya kalo kerja pake hati. Hehehe.. ikhlaaasss..

Beliau(petugas di planetarium) cukup banyak memberi penjelasan mengenai perbintangan selama ‘sehari semalam’. Sedangkan kami, asik tidur-tiduran di lantai memandangi bintang sambil mendengarkan penjelasan beliau :mrgreen: Tapi dari sekian ilmu perbintangan yang diberikan, mungkin tidak sampai 5% yang berhasil masuk ke otakku. Aku lebih asik berkonsentrasi menatap bintang-bintang :lol:

Aku baru tau lho, ternyata di Surabaya juga ada planetarium. Sebelumnya kukira planetarium Cuma ada di Jakarta. Ternyata aku salah besar, ternyata Indonesia punya 3 Planetarium. Satu di Jakarta, satu di Surabaya, dan satu lagi di Tenggarong. Alat yang ada di Surabaya terbilang sudah cukup tua(buatan tahun 1968 dari Jerman) jadi hasil proyeksi bintangnya kurang begitu bagus. Etapi Ini kunjungan pertamaku ke Planetarium, jadi aku gak bisa bandingin sama planetarium lain. Hehehe…

Planetarium ini juga ternyata masih dipakai belajar oleh Akademi Angkatan Laut-AAL (lokasinya memang berdekatan). Dan aku dengan oonnya, baru ngeh ternyata di alam bebas khususnya di tengah lautan, navigasi tidak terbatas sekedar Utara-Selatan Barat-timur. Tapi lebih kompleks dari itu. Makanya planetarium tersebut juga dipakai belajar oleh AAL terutama dalam hal navigasi. Hehehe..

Mungkin sekitar setengah jam kami habiskan di dalam planetarium. Sehari semalam yang terasa sangat singkat tapi sangat berkesan :D

Selanjutnya, kami melihat-lihat koleksi museum yang dipamerkan. Koleksi di sini menurutku cukup lengkap juga terawat. Apalagi kalo dibandingkan dengan Museum 10 Nopember –Tugu Palhawan >.< Terutama untuk koleksi yang dipamerkan di ruang terbuka. Di Museum ini, koleksi-koleksi tersebut(yang dipamerkan di ruang terbuka) asik banget buat ‘teman’ foto narsis :lol: Tapi bodohnya, ternyata aku membawa camera tanpa memory card! Jadi foto-foto Cuma via HP dan dibawah terik matahari pula! Jadinya apa yang ada di layar HP tidak jelas keliahtan, maka jepretnyapun pake feeling. Oleh karena itu, hasilnya juga ya sesuai feeling :lol:

Ini foto favorit Akaiku. :lol:


2 thoughts on “Ternyata, di Surabaya juga ada Planetarium!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s