Pesan untuk aku, kamu dan kita semua

Sesuatu yang baru, yang belum pernah kita lakukan, yang kita buta sama sekali tentang apaan sih itu? seringkali membuat kita takut untuk mencobanya. Padahal, di luar sana banyak sekali hal baru yang bisa kita coba. Mungkin aku terlalu kasar ya, mengibaratkan manusia sebagai kucing. Tapi dalam hal ini, aku melihat ada kesamaan antara sifat kucing dan sifat dasar manusia. Yaitu, kalau sudah merasa ‘enak’ gak mau ngelepasin. Hey! Wake up! Cobalah keluar dari zona amanmu! Jangan takut mencoba!

Memangnya kenapa sih kita perlu keluar dari zona aman kita? Hemmm… kukasi jawaban yang simpel aja ya..😀 Tuhan memberi kita kesempatan untuk hidup beserta sejuta kesempatan tuk merasakan indah dan busuknya dunia. Sayangkan kalau di-sia-siakan… ^^ ya asal masih dalam jalan yang ‘lurus’ aja sih.. hehehehe… Keluar dari zona aman juga memungkinkan kita untuk menemukan ‘harta karun’ kita. Emang sih, yang namanya rejeki gak bakal kemana. Tapi mangnya luw tau ‘harta karun’ loe ada dimana? That’s why… ambillah kesempatan yang lewat di depan mata kamu! Sapa tau luw bakal nemu ‘harta karun’.

kucing

Kembali ke masalah mencoba sesuatu yang baru. Sangat wajar sekali kalau kita merasa takut, khawatir dlsb untuk mencoba hal baru (selain mungkin ada juga perasaan sedikit excited karena mendapat tantangan baru). Menurutku, rasa takut merupakan bentuk peringatan dari diri kita sendiri untuk bisa memberikan yang terbaik serta mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terburuk. Sebagai contoh, ketika kita akan menghadapi ujian, ada perasaan takut gak lulus, karena adanya alasan itu, kita terpacu untuk mempersiakan diri sebelum ujian sebaik mungkin(mungkin dengan belajar atau menyiapkan contekan :p ). Oleh karena itu, jangan merasa resah karena adanya rasa takut. Selain itu, pada dasarnya semua orang merasakan takut. Seandainya ada yang ngaku2 dia gak takut, itu BOHONG! Klopun benar, itu bukan hal asing baginya, itu bukan sesuatu yang baru baginya atau malah, dia bermulut besar hanya untuk menjatuhkan mental saingannya.. ^^

Mengambil kesempatan yang lewat, bisa berarti mencoba sesuatu yang baru, bisa juga bukan. Tapi, semua itu tetap ada tantangannya sendiri. Kenapa? Karena hidup itu ibarat sekolah. Dimana setelah masa tertentu(setelah kita berhasil melewati sebuah ujian), kita akan naik ke tingkat yang lebih tinggi dengan pelajaran dan ujiannya yang lebih berat. Perasaa tertekan, stress, terbebani dan semacamnya, sangat mungkin terjadi dan itu sangatlah wajar. Ini sih kembali ke individu masing2 aje kali ye gimana cara nanganinnya. secara eke tuh bukan psikolog, gak bisa ngasi saran yang maknyoos gimana cara ngilangin stress ‘n kawan2nya😀 tapi yang mungkin perlu diinget, semua ujian yang kamu hadapi, seberat apapun itu, selama itu tidak membunuhmu, ketika kamu berhasil melewatinya, kamu akan menjadi manusia yang lebih kuat dan layak untuk naik ke ‘jenjang’ yang lebih tinggi.

Rumput tetangga selalu tampak lebih hijau. Cuih! Sapa bilang?! Aku pernah koq liat rumput tetangga yang gersang!(jyaaaah!! Akunya malah OOT). Oke, kita kembali k topik(mang topik tulisanku apa?). Ketika kita mendapat ujian yang berat2nya, terkadang kita mikir “anjrit! Aku koq sengsara gini ya.. gak seperti si X dia enak -bla2 trusin aja ndiri- “. Tapi percayalah temans, semua orang memiliki porsi ujian masing2, sesuai kemampuannya. InsyaAllah, kita semua mampu untuk menghadapi semua cobaan yang datang, karena cobaan/ujian yang diberikan kepada kita, tdk akan melebihi kemampuan kita. Terus berjuanglah temans. Don’t you to be dare to give up! Prove your existence!

***it’s okay to be scared, because deep in our hearts, we’re all scared***

5 thoughts on “Pesan untuk aku, kamu dan kita semua

  1. jadi taw jawabannya: “it’s okay to be scared, because deep in our hearts, we’re all scared” :p

    about motivator baru,… ternyata dah dari dulu jadi motivator ya….
    (ngacir lagi)

  2. @ emaru: hemmmm.. jadi gr..

    @ dr: maksudnya udah tau skarang kita level brp? gak tau juga ya.. cuma kerasa aja, selesai satu, ada lagi yang menghadang ‘n rasanya lebih berat. walau gtu, tetep aja kerikil kerikil keci berserakan… biasanya, abis bisa napas bentar, kepleset kerikil2 kecil, baru harus manjat2 lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s