Beberapa Cerita Mbolang(ku) di Kuartal Pertama 2011

Karapan Sapi, Madura

Di awal tahun 2011 ini, bersama akai aku mendapat kesempatan untuk mbolang ke Madura buat nonton acara Karapan Sapi. Acara ini sendiri diselenggarakan oleh Pemda setempat dalam rangka menyambut tahun baru dan untuk meningkatkan minat terhadap pariwisata Madura.

Jam 6 pagi, dengan menggunakan motor kami dari Surabaya menerobos gerimis demi menuju Madura. Waktu itu acaranya diadakan di alun2. Acaranya sendiri agak molor, dikarenakan hujan. Ketika agak reda, barulah acara dimulai.

Ini kali kedua aku nonton karapan sapi. Tapi baru kali ini liat langsung di tanah madura. Beda rasanya nonton karapan sapi di tanah aslinya dengan nonton di kota lain(dulu aku nontonnya di Surabaya, dalam rangka acara Cross Culture).

Acara karapan sapi di madura ini sangat berkesan sekali. Soalnya ramai banget! Bahkan banyak acara TV yang melakukan Shooting. Ada Bolang-bocah petualang, Koki Cilik, dan beberapa dari acara tv stasiun lokal.

Kebun Binatang Surabaya (KBS)

Main ke KBS sesungguhnya sangat di luar rencana. Awalnya hendak mengunjungi Museum Mpu Tantular. Tapi karena tutup(sepertinya karena kesiangan), akhirnya perjalanan di alhikan ke KBS.

Hemm.. bagaimana keadaan KBS? Menurutku sangat memprihatinkan. Apalagi kalo mau dibandingkan dengan Kebun Binatang di Jakarta (aku gak nyebut ragunan lho ya😛 )

Kandang sempit, tidak terurus, dan hewan2 yang tampak tidak bahagia, ditambah berita2 kurang menarik yang akhir2 ini sering beredar, menambah miris melihat keadaan di KBS. Yah.. semoga saja manajemen KBS bisa segera dibenahi.

Museum Mpu Tantular, Sidoarjo

Seminggu setelah mengunjungi KBS, alhamdulillah bisa juga mengunjungi museum Mpu Tantular. Dari sekian kali mengunjungi museum, menurutku museum Mpu Tantular merupakan museum paling “wah” (selain House of Sampoerna, tentunya). Paling luas, paling banyak koleksinya, dan paling bagus tempatnya. ~ ini kalo dibandingin sama museum2 yang ada di Surabaya lho ya.

Tidak hanya memamerkan barang2 berbau jaman dulu dari jaman prasejarah, tapi juga memamerkan alat2 peraga yang berhubungan dengan IPTEK. Tapi sangat disayangkan beberapa alat peraga tidak berfungsi😦

Di museum ini, tersedia gedung yang khusus diperuntukkan bagi penyandang tuna netra. Di ruangan ini, penjelasan atas barang2 yang dipamerkan berupa huruf braille. Museum ini juga memiliki playground yang cukup luas untuk tempat bermain anak2. Waktu aku berkunjung, kebetulan tengah berlangsung acara yang melibatkan anak2 SD. Ada lomba menggambar, cerdas cermat hingga pertandingan sepak bola. Ramai sekali:mrgreen:

Ah iya, mohon maaf tidak ada foto untuk kunjungan ke museum Mpu Tantular. Soalnya waktu itu kamera lagi ngadat. hehehe..

Turtle Centre, Konservasi Penyu, Ujung Genteng-Sukabumi

Tentang perjalan ke Ujung Genteng ini, sudah kuceritakan cukup panjang dipostingan sebelumnya. Kalo mau baca, silakan klik link-nya di sini:mrgreen:

Sekian laporan perjalanan saya di kuartal pertama 2011😎

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s