Foto yang Berkesan Bagiku

Am Flying to You

Postingan kali ini terinspirasi dari salah satu thread di Forum NGI. Sesuai judul, tentang foto yang berkesan. Tadinya terpikir untuk ikut mereply dengan foto ini. Tapi karena kurasa alasanku bakal panjang, sptnya lebih enak di post di sini aja deh:mrgreen: – alasan lain gak ngereply di forum sih karena malu. Soalnya alasan kenapa foto ini berkesan sepertinya bakal terkesan lebay😆

Foto ini aku ambil dari dalam pesawat Wings Air, penerbangan Lombok-Surabaya tanggal 15 Oktober 2011. Kurasa waktu itu aku sudah berada di atas tanah jawa, tapi aku tidak tau koordinat tepatnya berapa. Foto ini diambil sekitar jam 5-6 sore.

Kenapa foto ini berkesan bagiku? Begini ceritanya.. (keliatannya bakal cerita panjang ya😆 )

Aku menjalani hubungan jarak jauh dengan ehm, insyaAllah calon suami😛 Sudah hampir 6 bulan kami tidak bertatap muka. Dan tanggal 15 Oktober kemarin ini, alhamdulillah kami bertemu. Ini perjalanan ‘termahal’ pertamaku. Untuk pertama kalinya aku benar-benar menggunakan uang hasil keringatku sendiri untuk terbang jauh, melintasi provinsi juga zona waktu yang berbeda, hanya untuk berjumpa dengan orang yang kusayangi :oops: *tsaaaaahhh.. lebaaaaayyyy😆

Semakin mendekati hari keberangkatan, perasaanku makin gak tenang. Apalagi saat berada di dalam pesawat dan merasa aku semakin dekat dengan kota tujuan. Perasaanku campur aduk antara senang juga khawatir -rasa khawatirnya lebih kuat. Aku khawatir apakah perjalanan ini akan sesuai dengan harapanku. Semakin dekat waktu jumpa, logikaku justru bekerja semakin giat ketimbang perasaanku. Aku merasa tujuan perjalananku ini tidak masuk akal. >.<*bayangkan! hanya karena cinta!😆

Aku juga takut, bagaimana seandainya ternyata dia atau bahkan aku berubah. Bagaimana kalau ternyata aku datang jauh-jauh dan tidak bisa menghadapi perubahan yang telah terjadi selama kami berpisah? Aku merasa tidak siap menghadapi itu. Aku tidak siap menghadapi perubahan yang terjadi padanya atau mungkin juga aku. Kekhawatiranku terutama adalah, apakah dia masih seperti yang aku kenal? Aku takut!

Foto ini adalah titik balik dari semua kekhawatiranku (yang tidak masuk akal). Kebetulan waktu itu posisi pesawat sedang miring (mungkin pesawatnya tengah berbelok), dan jepret! Terabadikanlah momen ini.

Entah kenapa waktu melihat hasil jepretan ini, tiba-tiba terasa muncul harapan baru. Aku berdebar-debar, tidak sabar untuk segera jumpa, dan ingin segera mementahkan segala kekhawatiranku. Aku ingin bisa segera melepas rindu😛 –Oke, sebenarnya masih ada sedikit rasa khawatir. Tapi (kurasa) pikiranku mulai waras. Kupikir, jika kekhawatiranku terjadi, mungkin memang itulah yang sebaiknya terjadi. Bagaimanapun, aku harus siap, harus berani, dan juga siap menerima perubahan-perubahan yang mungkin saja terjadi. Lagipula, bukankah itu sudah menjadi salah satu resiko menjalani hubungan jarak jauh?😉

Tanpa kusadari juga, begitu melihat foto ini, sebuah judul langsung terlintas di otakku “am Flying to You”  Tidak pernah terjadi sebelumnya. Bahkan seingatku, sebelumnya aku tidak pernah memberi judul pada foto-foto yang pernah kuambil. Kalaupun terpaksa harus  memberi judul, biasanya diawali dengan berpikir keras terlebih dahulu. Itupun biasanya berujung hanya semacam keterangan foto >.<

Begitu menginjakkan kaki di bandara, setengah berlari aku langsung menuju pintu keluar –kebetulan gak bawa bagasi. Di pintu keluar, aku bisa melihat akaiku sudah menanti. Melihat senyumnya yang menyambutku, aku tau segala kekhawatiranku itu tidak berarti. Dan memang terbukti, hingga akhirnya aku harus kembali ke Lombok, aku benar-benar sangat menikmati saat-saat yang kulalui bersamanya. Walaupun demikian, memang ada sedikit perubahan-perbedaan pada kami. Tapi alhamdulillah kami bisa mengatasinya🙂

Nah, kepada para LDR lover yang lainnya, tetaplah berjuang! Mari kita sama-sama saling mendoakan, semoga jarak yang ada akan berakhir di satu titik, di pelaminan😉 *amiiiiinnnn…. * dan percayalah kalau emang jodoh, gak bakal kemana. Kalopun akhirnya harus kandas, mungkin memang itu yang sebaiknya terjadi. Karena bagaimanapun, Tuhan lebih tau apa yang terbaik untuk kita🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s