Melahirkan dan Dilahirkan Kembali

Pernah baca, saat kita melahirkan maka sebenarnya kitapun tengah dilahirkan kembali. Lupa bacanya di mana. Tapi sepertinya ada benernya juga. Karena setelah melahirkan, kita memang akan menjadi manusia yg berbeda sama sekali. Menjadi manusia yang baru.

Dilihat dari berbagai sisi, tidak akan ada yang sama lagi. Dai segi fisik, pola pikir, mental, prioritas, hingga tuntutan semuanya berbeda. Mungkin kesadaran akan perubahan yang besar dalam waktu singkat ini yang bikin para new mom terserang baby blues.

Kalau memandang ke belakang, masa sebelum hamil/punya anak, kadang suka geli atau malah malu sendiri. Hahaha.. Gimana lebay-nya, childish, dan sederhananya pikiran-pikiran di masa itu. Smile with tongue out

Aih, jadi mikir..

If life is a university, then being a mother/parent is just another stage. And the very first thing you’ll learn on this stage is about conquering your ego.

Duileeehhh.. ngemeng epe deh guweeee… cuma pengen ngeracau DevilDevil

One thought on “Melahirkan dan Dilahirkan Kembali

  1. Pingback: International Mother’s Day–Berusaha Menjadi Lebih Baik | Mata Pendosa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s