Sertifikasi halal tuh mahal ya?

Jadi begini.. Tiba2 aja ingat yg tampak halal, belum tentu halal.

Sebagai orang keturunan campuran dan besar di keluarga majemuk (menganut agama yg beda2) aku punya pengalaman menarik.

Dulu pas ngumpul2 acara keluarga, aku pernah ditawarin minuman. Aku tanya itu apa, katanya itu.. Errr apa ya.. Lupa. Kalo nggak salah dibilangnya semacam minuman kesehatan gitu. Bikin badan hangat. Kirain semacam air jahe πŸ˜‚

Ya kuminum aja. Trus papa liat, nanya aku minum apaan. Ternyata itu semacam arak. Dijelasinlah ke pihak keluarga kalo kita nggak minum arak. Mereka kaget. Kirain cuma nggak boleh babi doang πŸ˜‚πŸ˜‚

Nah kan.. Dari situ aku jadi mikir.. Mungkin orang2 non muslim kurang paham tentang halal/haram. Jadi kalo mau nempel label halal, sebaiknya yg beneran tersertifikasi oleh lembaga keagamaan, spy bisa dipertanggung jawabkan. Tapi biaya sertifikasi mahal ya? 😒

Oiya ada lagi 1 cerita lucu. Ini pengalamannya adik sih.. Jadi waktu itu mau makan di rumah duka di surabaya gitu. Adik udh liat menu2nya sebagian besar mengandung babi. Jadi dia nggak makan. Pas yg jual tau, komennya “oh, kalau mau dibuat halal bisa koq.. Tinggal nggak usah pake babi aja”

Gubraaakkk.. Emang semacam pesan big mac without pickle? πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

*maaf panjang, sekalian nyoba apdet blog πŸ˜‚πŸ˜‚

View on Path

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s