Mengembangkan Budaya Mengemis (?)

Nggak. Bukan mau bahas tentang ngasi uang ke pengemis di jalanan. Tapi mau bahas tentang sekolah.

Wait.. What?! School??

Iyes!


Yah, emang sih aku belum pernah tinggal dan sekolah di luar negeri. Pemikiranku ini cuma hasil dari baca sama nonton yang kebetulan bersetting pendidikan luar negeri.

Dari yang kubaca dan kutonton, sepertinya sekolah di luar negeri jarang minta sumbangan berupa duit ke orang tua siswa. Kalau mau ada kegiatan sekolah/kelas/charity atau kegiatan apapun yg butuh duit, di dalamnya pasti ada kegiatan siswa cari uang sendiri. Misalnya dengan ngadain bazar sekolah. Bikin prakarya terus dijual.. Untuk charity juga nggak cuma nerima sumbangan utk disalurkan ke yang butuh.. Pasti ada juga yg dijual. Walaupun itu cuma sekedar jual setangkai bunga.

Beda sekali dengan masa sekolah yang pernah kujalani. Kalo butuh duit, sekolah nitipin surat lewat siswanya utk disampaikan ke orang tua. Isinya minta duit. Kadang minta sumbangannya agak maksa juga dengan menetapkan nilai minimal.

Aku jadi mikir. Apa spt itu bukan ngajarin siswa utk apa2 tinggal minta duit ke ortu ya? No money, ya nodong 😅

Tapi itu kan masa sekolahku dulu.. Mungkin sekarang sudah berubah (?)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s