​Demam Berarti Mau Tambah Pintar?

Entah siapa yang pertama kali melontarkan “demam berarti mau tambah pintar”. Tapi sepertinya ini sudah lama dan beredar luas di kalangan orang tua.

Babang sendiri pernah beberapa kali demam tanpa sebab yg jelas, dan sepertinya benar, setelah itu nambah ‘bisanya’. Yang terakhir, sekitar akhir november kemarin.. Demamnya lanjut batpil sih.. tapi ada perubahan besar lainnya. Dia jadi super cerewet, durasi berkonsentrasi bertambah (banyak!), dan yang paling ekstrim adalah… Aktifitas fisik banyak berkurang, jam tidur nambah! 😂

Sebelumnya, babang memang sudah lumayan bisa bicara dan bisa dimengerti, tapi sekarang udah bisa merangkai kalimat yang menurutku lumayan kompleks. Kalau liat gambar terus kita pancing2, dia juga bisa mengungkapkan imajinasinya.. akhirnya terangkai jadi sebuah cerita -bakal aku ceritain di post berbeda deh-

Dulu, aku suka gregetan karena babang bosenan. Nggak bisa deh duduk diem anteng sebentaaarrr aja.. eh sekarang lumayam bisaaa.. bisa anteng baca buku. Malah dia yang minta dibacain! Trus bisa anteng main puzle knop sampai selesai! Inih prestasi bangeeettt… 😂😂😂

Soal jam tidur yang nambah, awalnya bikin aku agak khawatir juga. Setelah demam, selama 2-3 hari babang hampir seharian tidur. Tapi setelah itu jadi sedikit lebih normal. Dulu sebelum demam, biasanya sehari tidur sekitar 10-11 jam, sekarang sekitar 12-13 jam..

Heum.. penasaran deh sama perubahan besar ini setelah demam.. Jadi tergelitik bikin teori ngasal yang mendasari “demam berarti mau tambah pintar” 😂

Selama ini, yang kutau growth spurt cuma ngaruh ke pertumbuhan fisik, nambah tinggi, berat. Tapi bagaimana kalau ternyata growth spurt juga meliputi perkembangan lainnya, kemampuan motorik, verbal, dlsb.

Nah untuk pertumbuhan selain fisik, sepertinya yang paling bekerja keras adalah otak. Entah itu otak sibuk menggandakan sel2nya, atau sibuk ‘merapikan’ koordinasi komunikasinya, atau malah keduanya terjadi bersamaan. Nah, disaat otak sibuk itulah.. terjadi over heat.. panas berlebih, yang mana akhirnya menyebabkan demam pada anak..

Setelah over heat reda, demam reda, sambungan otak berfungsi normal dan lebih lancar.. kemudian, taraaa.. bertambahlah kemampuan anak.. 😂😂😂

Gimana? Aku udah cocok belum sih bikin teori2 untuk hoax? 😂😂😂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s