​Acara Reunian yang Paling Bikin Gagal Move On

SAIKOU

Rasanya masih belum percaya, awal juli kemarin veteran tim yosakoi CLC abis reunian. Bukan acara reunian biasa. Reuniannya ikutan festival yosakoi, ikutan kompetisinya, dan alhamdulillah berhasil menaaannggg.. I’m so proud to be a part of Saikou Team. Terbaik! Warbiasya!

Semua berawal dari 3th yll, tiba2 nerima notif join grup line.. Sebagian besar member memang veteran yosa, lintas angkatan. Memang niat awal buat reuni sekalian halal bihalal. Alhamdulillah 2th berturut2, acara reuni berjalan lancar. Acaranya makan2 biasa. Terus entah bagaimana, lebih dari setaun lalu, ada yg menyampaikan ide untuk reuni di depan juri, alias ikutan lomba lagi -lupa siapa yg ngungkapin ide ini pertama kali-

Awalnya bercanda dan rasanya mustahil terwujud. Tapi semakin dibahas, rasanya koq malah makin semangat pengen tampil -heyaaaa.. ternyata pada banci tampil 😂- Semakin dibahas juga rasanya semakin optimis, sangat memungkinkan untuk terwujud.. maka mulai diseriusilah utk benar2 bisa terwujud. Tapi ternyata jalan menuju karpet merah itu banyaaaaakkk rintangannya.. pun demikian, alhamdulillah selalu mendapat kemudahan jalan keluar 😊

Setaun lalu, tentunya pendaftaran untuk lomba belum dibuka. Jadi segala persyaratan kami rujuk ke tahun2 sebelumnya. Untuk tema, kami mengangkat tema Natsu, musim panas. Selanjutnya mengingat lokasi anggota yang tersebar dan kesibukan yang beragam, maka timeplanpun dibuat -walau praktiknya banyak molor 😂

Berdasar peraturan tahun2 sebelumnya, jumlah minimal anggota adl 20orang. Waktu itu jumlah kami kurang, maka direkrutlah sejumlah orang yg siap turut berkomitmen, dimulai dari close recruitment sampai open recruitment. Hingga terkumpullah orang2 dari berbagai daerah, dalam dan luar negeri, dengan berbagai macam profesi dan keahlian, dan beberapa bahkan tidak saling kenal 😂 

Pencarian anggota tambahan ini juga lumayan susah. Bahkan sempat beberapa kali bongkar pasang anggota. Sampai menjelang pendaftaranpun, salah satu member tiba2 terpaksa berhalangan. Sehingga anggota tim akhirnya tinggal 19. Tapiiiiii… Ada kejutan saat pendaftaran. Ternyata maksimal jumlah anggota adalah 20, dan minimalnya adl sekian -lupa 😅- Yeay! Kita bisa masuk walau tinggal 19orang 😀

Juara Kostum Terbaik

Saat hari H, alhamdulillah berhasil meraih Juara Kostum Terbaik. Rasanya bahagia sekali, segala drama rasanya terbayar. Rasanya juga spesial, karena pemakaian kostumnya sendiri dibebaskan sesuai selera personil masing2. Jadi dalam 1 tim kami, wujud pemakaianya macam2, tapi pola dasarnya sama.

Proses pembuatan kostum juga ceritanya panjang dan berkelok-kelok. Yang lucu, menjelang deadline penyerahan desain ke penjahit tiba2 desain berubah drastis 😂 -btw yg jahit salah satu anggota tim kami sendiri lo-

Desain yg dieksekusi penjahit, beda jauh dengan desain hasil menang vote 😂 Bahanpun berbeda jauh dari bahan yang sudah disurvey. Padahal beberapa teman sdh mengorbankan waktunya untuk survey 🙈

Pada akhirnya, bahan yg digunakan adalah bahan printing. Motifnya, didesain oleh suami ibu penjahit sendiri. Sungguh pasangan luar biasa 😍

Perkara ngeprint kain dan pengiriman dari tempat printing ke rumah penjahit-pun ada ‘keseruannya’ sendiri, tapi waktu itu akunya pas baru lahiran, jadi nggak terlalu mengikuti. Intinya kurang lebih owner printingnya nyebelin, terus pas pengiriman, nyasar! Alamat sudah benar, kurirnya yang salah kirim 😅 lucunya, nama penerima di alamat yg salah, sama spt nama penerima sebenarnya 😂 

Sempet nggak nyadar kalo salah alamat. Kirain penerima asli bercanda doang.. karena saat di tracking nama penerima kan sudah benar.. hahaha.. tapi pada akhirnya kami ‘membombardir’ pihak kurir 😂 Pada awalnya pihak kurir suliiiittt sekali dihubungi, bahkan beberapa kali telp seperti sengaja tidak diangkat -mungkin takut krn hampir tiap jam ditanyain bagaimana progress pencarian 😅-, sampai akhirnya dilemparkan ancaman akan dilaporkan ke polisi, baru keliatan serius ditangani 😅 

Singkat cerita, pihak kurir akhirnya berhasil anterin paket ke alamat yg benar. Paket yg seharusnya sehari sampai, jadi 2-3harian baru sampa. Katanya di alamat yg salah yang terima tuh ART-nya. Dikira itu paket utk bosnya, dia nggak ngecek2 paket itu aslinya buat siapa 😂 Untungnya ketika akhirnya paket benar2 diterima, paket masih nampak utuh..

Selanjutnya pada kostum ada aksesoris berupa payung. Payung ini pesen via online. Bener2 modal nekat dan percaya aja. Belum pernah ketemu apalagi liat hasil karyanya secara langsung. Lucunya, pas temen cowok yang ngontak, dapet harga lebih tinggi ketimbang temen cewek yg ngontak.. 😂

Pemesanan payung ini juga ada kejadian ngegemesin 😂 Jadi ceritanya kan dikirimin foto progress payung yang sedang dikerjakan. Lahkoq warnanya beda dari contoh.. Harusnya warnanya kan putih tulang gitu.. kenapa koq di foto nampak pink.. heyaaaa.. 😂😂😂

Kebetulan foto yg dikirim tuh sptnya diambil dari jauh, jadi kami minta utk foto dari dekat utk meyakinkan nggak salah warna.. pengrajin berdalih nampak pink krn kamera hp-nya yg jelek, MP-nya kecil. Tapi akhirnya dia ngirimin juga foto penampakan dari dekat. Tapiiiiii… Yang dikirim adl foto lain, yang sudah jadiii.. pengrajin cuma bilang, pesanan kami juga nantinya akan spt itu.. 

Geregetan, salah seorang bilang ke pengrajinnya kalau payung itu akan digunakan untuk acara pemkot, dan kalau payungnya sampai salah, maka terancam kehilangan pekerjaan. Jadi minta tolong amat sangat jangan sampai salah.. hahaha.. pengrajinnya sih iya2 aja, tapi ikut nggak enak juga kali ya kalau sampai salah 😂

Hari2 penantian payung tiba sungguh mendebarkan.. hahaha.. alhamdulillah.. pas nyampe, dicek, ternyata sesuai.. entahlah.. mungkin benar kamera hp pengrajinnya emang jelek 😂 *saya masih gagal paham hubungan kedalaman gambar dengan perubahan warna 😂

Alhamdulillah sesuai pesanan 😂

Halang rintangnya ada aja.. sebagian besar mbleset dari timeplan, tapi satu persatu terselesaikan. Rasanya semakin yakin bakal bisa beneran tampil. Kostum berupa yukata dikirim sejak awal bulan puasa, video koreografi disebar sejak awal Juni. Jadi kami punya waktu sekitar sebulan untuk berkreasi dengan kostum (kostum dasar berupa yukata, pemakaiannya bebas) juga sekitar 1 bulan untuk mempelajari gerakan.

Cerita, foto, video teman2 yg latian bareng sungguh bikin iri dan tak termaafkan! 😂 Kami2 yang sendiri di daerah jauh berjuang seorang diri untuk menguasai gerakan.. hahaha.. percayalah! Ternyata syuliiiittt.. lebih enak kalo latian rame2, bareng2..

Lalu apakah aneka cobaan sudah berhenti? Belum sodara2.. masih ada cobaan2 lainnya…

Menurut kesepakatan awal, latian bersama, juga formasi, akan dilakukan H-4. Tapi taukah kenyataannya? Latian bersama, lengkap ber19, baru terwujud pas H-1! Luar biasa bukan? 😂

Latian + Gladi

Oh iya.. perkara tempat latian juga sempat drama, tapi akhirnya diputuskan untuk latihan di Taman Surya. Dan betapa beruntungnya kami.. setelah hari pertama latihan bersama, tiba2 mendapat informasi bahwa pelaksanaan festival yosakoi yang sebelumnya di balai budaya, pindah ke Taman Surya!

Sebagian besar anggota tim berasal dari luar Surabaya, jadi saat latian bersama baru bisa latian pake payung (payung tdk dikirim ke alamat masing2). Saat itulaaahhh.. ternyata payungnya banyak yg ‘bermasalah’. Yang parah, ada yg payungnya sampe patah. Untung ada yg bisa perbaiki.. Emang payungnya cuma buat hiasan sih kali ya.. bukan untuk ‘dimainin’ buka tutup gitu, jadi rusak deh..😂

Sampai sekian jam menjelang tampil, masih ada aja ‘kerikilnya’. Salah satu yg ‘lucu’, ada yang baru ketauan kalau terima sepatunya ternyata kiri semuaaa 😂😂😂 dan terimakasih yang banyak untung babang gojeeekkk.. we’re saved! 😂

Dengan perjuangan dan persiapan yg panjang nan lama, tampil ‘cuma’ 3×15′.. duh rasanyaaaa… Bikin susah move on banget kan? Hahaha.. manalagi setelah itu beberapa anggota ada yang harus langsung buru2 balik.. sediihh.. 😭😭😭

Walau begitu, rasanya juga senang.. bisa melakukan hal yang rasanya nggak mungkin jadi mungkin bersama-sama. Berkesan bangeeeettt.. domisili yang tersebar, aneka profesi, bahkan ada yg kenal aja nggak.. tapi tau2 tampil sebagai tim.. seruuuuu!!! Berkesan!

Naruko

Dan yang lebih berkesan lagi, narukonya boleh kami bawa pulang 😂 Dulu kami tampil bawa ‘nama’, narukonya milik yg punya ‘nama’, jadi nggak bisa dibawa pulang 😂
Narukonya ini jadi ‘souvenir’ yang berarti.. Apalagi untuk yg berhasil ketemu jodoh dari kegiatan ini.. 😂 Selain itu juga sebagai pengingat bahwa dulu pernah muda, dan alhamdulillah di tahun 2017 ini mendapat kesempatan untuk mengulang keseruan sewaktu muda 😂

Yes, we are all getting old.. 😊

Advertisements

3 thoughts on “​Acara Reunian yang Paling Bikin Gagal Move On

  1. waaaa… deaa.. bikin gagal move on lagi… #cry
    beneran tim ini berkesan banget.. dan saikou.. udah umur segini masih bisa tampil itu sesuatu banget.. ahahhahaa….. XD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s